Kabupaten Lombok Utara

Memancing di Gunung Rinjani

Posted in 05 Oct 2016 by Ruli Amrullah

memancing di rinjani

Ada aktivitas lain yang juga lazim dilakukan orang di Segara Anak, yaitu memancing.

Berada pada ketinggian 2.000 mdpl, Danau Segara Anak bisa dicapai dari Desa Senaru atau Desa Sembalun Lawang. Kebanyakan pendaki memilih lewat Sembalun sebab dimulai pada ketinggian yang sudah lumayan—sekitar 700 meter. Itupun tidak mudah. Kalau stamina dan daya tahanmu kuat, kamu bisa mencapainya dengan berjalan kaki selama 9 jam. Namun biasanya lebih dari itu.

Menurut cerita masyarakat setempat, nama danau ini berasal dari kata segara yang berarti laut dan anak—kamu pasti sudah bisa menebak—yang artinya anak. Air danaunya yang kebiruan memang menyerupai warna laut. Keunikan lain danau ini adalah keberadaan sebuah gunung yang menjulang di tengahnya. Gunung itu bernama Baru Jari.

Di sekitar Danau Segara Anak ada beberapa sumber air panas dengan temperatur yang berbeda-beda. Kamu dapat berendam sepuasnya di bak alami itu atau sekadar mencelupkan kaki yang lelah berjalan seharian. Menurut kepercayaan suku Sasak, air panas itu dapat dijadikan obat segala macam penyakit.

Di tepi Segara Anak kamu tidak cuma bisa bermalam sambil menyaksikan keindahan alam Rinjani. Ada aktivitas lain yang juga lazim dilakukan orang di sini, yaitu memancing. Danau ini memang jadi lokasi favorit bagi para pendaki yang hobi memancing. Seringkali mereka sengaja membawa perlengkapan memancing lengkap ke sini. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memang sengaja menebar benih ikan di danau ini. Meskipun memiliki kadar zat kimia yang tinggi, danau dengan kedalaman 230 meter ini memiliki sirkulasi air yang sangat bagus yang mendukung perkembangbiakan ikan, terutama nila, mujair, dan mas.

Tetapi kamu juga harus berhati-hati. Pantang untuk seenaknya sendiri di sini, sebab selain digunakan sebagai obyek wisata Segara Anak juga dipercaya sebagai salah satu tempat sakral dan memiliki nilai spiritual yang tinggi. Kawasan sekitar danau dipercaya sebagai tempat bermukimnya para jin penghuni Gunung Rinjani, sehingga untuk menghormati mereka umat Hindu dan suku Sasak mengadakan upacara tahunan.

SHARE TO:



Comment :