Menengok Kuburan Batu di Tana Toraja

Posted in 05 Oct 2016 by Christina Anggreani

kubur batu

Pernah merasakan bagaimana berada di dalam goa yang dipenuhi oleh tengkorak bahkan mayat manusia yang baru saja meninggal? Kalau belum, silakan berkunjung ke Kubur Batu di Tana Toraja sana!

Di Kete Kesu yang menjadi tujuan pertama saya, sejumlah rumah Tongkonan berjejeran lengkap dengan tanduk kerbau yang menghiasi bagian depan bangunan. Berjalan sedikit ke arah belakang terdapat kandang tedong. Tedong adalah sebutan untuk kerbau yang akan disembelih, semakin sedikit warna hitam di tubuh tedong harganya akan semakin mahal. Sebutannya juga berbeda, yaitu tedong bonga.

Di bagian paling belakang Kete Kesu, ada tebing yang ternyata adalah kuburan batu. Jalan menanjak, dan di tepi tebing kita disuguhi peti mati batu serta tumpukan tulang-tulang manusia yang usianya sudah sangat tua. Merinding iya, tapi lama-lama menjadi terbiasa.

Beberapa kepala tengkorak disusun dengan rapi agar tak tampak seram. Di puncak tebing ada goa, dalamnya banyak sekali peti mati, tulang dan tengkorak berserakan bersama beberapa macam benda milik orang yang sudah meninggal. Kalau kita mau masuk ke goa lebih dalam lagi, biasanya ada mayat manusia yang baru saja meninggal.

Meninggalkan Kete Kesu, saya menuju ke Londa. Sama seperti Kete Kesu, Londa juga tebing yang dijadikan kuburan. Hanya saja Londa sangat tinggi. Peti mati golongan bangsawan diletakkan di tebing tertinggi, mereka adalah golongan darah putih dan setiap orang yang meninggal dibuatkan replika boneka dari kayu nangka yang disebut dengan tau-tau. Ada pula Lemo, kubur batu di tebing yang tak setinggi Londa. Kuburan terlihat jelas karena dari kejauhan sudah terlihat petak pintu masuk kubur.

Selain Rambu Solo, di Toraja juga ada upacara adat Manene atau Ma’nene. Yaitu upacara untuk mengganti pakaian leluhur yang sudah meninggal. Menurut beberapa sumber, jenazah dibangunkan dan kemudian ia akan berjalan sendiri keluar dari makam. Manene saat ini sudah tidak ada, masyarakat sendiri yang kini mengeluarkan jenazah dan mengganti pakaiannya.

SHARE TO:



Comment :