Kabupaten Manggarai Barat

telusuRI Labuan Bajo!

Posted in 07 Oct 2016 by Indah Handayani

1Mungkin kamu lebih familiar dengan Pulau Komodo. Tapi tahukah kamu bahwa Pulau Komodo itu terletak di Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur. Di Labuan Bajo tidak hanya Pulau Komodo saja yang menawarkan wisata menakjubkan namun juga terdapat dua puluh pulau lain yang lima di antaranya berpenghuni. Untuk berkeliling ke pulau-pulau tersebut kamu harus menggunakan kapal yang agak besar karena perahu biasanya digunakan oleh warga Bajo untuk menjual oleh-oleh khas Labuan Bajo saat kita berhenti di antara pulau-pulau.

Untuk berkunjung ke Labuan Bajo dapat menggunakan transportasi udara dan Laut. Untuk udara, dari kota tujuan transit di Bali kemudian lanjut ke Labuan Bajo. Untuk jalur laut, kamu harus melewati Lombok, Sumbawa, dan menyeberang lewat Pelabuhan Sape.

Pada hari pertama, karena pesawat delay ada beberapa destinasi seperti Pulau Kanawa dan Pulau Bidadari tidak sempat dikunjungi sehingga hari pertama hanya berlayar dan bermalam di Pulau Gili Lawa. Keesokan harinya trekking di Pulau Gili Lawa sebelum matahari terbit dan melihat sunrise di Puncak Gili Lawa.

5

Perjalanan untuk naik ke atas Gili Lawa tidak begitu curam dan untuk kembali ke pantai harus berjalan melewati bukit-bukit.

Setelah itu destinasi selanjutnya adalah Pulau Manta, tempat kamu bisa snorkeling untuk melihat manta. Sorenya singgah di Pulau Kalong untuk melihat sunset. Mengapa di beri nama Pulau Kalong? Karena memang Pulau terserbut terdapat banyak kalong atau anak kelelawar.

Hari kedua, lagi-lagi kami harus bangun pagi kami. Perjalanan masih jauh. Destinasi selanjutnya adalah Pink Beach yang cukup terkenal di media sosial. Mengapa dinamakan Pink Beach? Karena di perbatasan air dan pasir terdapat pasir beraksen merah muda atau pink. Dalam foto akan terlihat lebih jelas warna pinknya. Di Pink Beach kamu juga bisa melakukan trekking. Saya sendiri bela-belain diri untuk snorkeling.

Siang pun tiba kami segera kembali ke kapal untuk mengunjungi destinasi selanjutnya. Saat siang hari kami selalu tidur karena perjalanan yang cukup jauh. Sore hari kami bersiap-siap untuk melewati trekking yang lebih ekstrem karena Pulau Padar cukup gersang. Trek masih berupa pasir, dan miring—hampir 45 derajat—sehingga dapat dikatakan cukup ekstrem. Banyak wisatawan yang tidak kuat secara fisik berhenti di tengah-tengah perjalanan. Jadi siapkan staminamu sebab keringat yang kamu keluarkan saat trekking akan dibayar oleh indahnya pemandangan. Pulau Padar adalah pulau yang paling bagus menurut saya selama di Labuan Bajo..

4

Saat berada diatas saya hanya spechlees,. Wow! Sungguh rasanya ingin membawa tenda dan bermalam beberapa hari di sana. Cukup lama perjalan naik dan turun. Perjalanan hari kedua hanya ke dua destinasi saja.

Hari ketiga kami hanya pergi ke satu destinasi saja yaitu Taman Nasional Komodo di Pulau Komodo yang paling terkenal seantero Labuan Bajo. Untuk memasuki kawasan tersebut, kamu harus membayar Rp. 12.500. Tarif untuk wisatawan asing cukup jauh perbedaanya—Rp. 150.000. Untuk keliling dikawasan tersebut harus ditemani oleh Ranger. Kawasan ini dihuni oleh sekitar 2000 ekor komodo dan binatang lainnya seperti kerbau, monyet, dan ular yang menjadi makanan sehari-hari komodo.

9

Selama 3 hari 2 malam living on board kami mengakhiri perjalanan dengan berhenti di Labuan Bajo. Suasana di Labuan Bajo sangat berbeda jauh dengan kehidupan di kota. Untuk pergi dari satu tempat ke tempat lainnya sangat dekat. Wisatawan yang datang ke sana mayoritas wisatawan asing. Warga lokal hanya warga Labuan Bajo. Dekat Pelabuhan terdapat sederet penjual makanan. Hampir semuanya makanan laut alias seafood. Jika berkunjung ke Labuan Bajo rasanya jika sebentar sangat kurang karena suasananya yang nyaman dan damai cocok untuk refreshing dari kepenatan kota.


 

SHARE TO:



Comment :