Kabupaten Probolinggo

7 Spot Terbaik untuk Menikmati Sunrise Bromo

Posted in 10 May 2017 by telusuRI

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru memang menyajikan lanskap yang memanjakan mata pejalan—dan fotografer tentunya. Tapi tahukah kamu bahwa Bromo juga tersohor dengan keindahan sunrise-nya?

Untuk kamu para pemburu matahari terbit, pastikan kamu tahu spot-spot terbaik untuk menikmati dan mengabadikan momen sunrise di Bromo.

1. Pananjakan 1

Pananjakan 1 (dok. Erferdic - Ankarana Renva)

Pananjakan 1 menjadi salah satu titik paling favorit untuk menikmati sunrise di Bromo. Terletak di sisi barat pada ketinggian 2.770 mdpl, kamu bisa menikmati matahari muncul di ufuk timur dengan latar Gunung Bromo, Gunung Batok, Gunung Kursi, dan Gunung Semeru. Di sini, kamu bisa merasakan suasana sunrise yang berbeda karena terkadang kabut datang menyelimuti Samudera Pasir Berbisik. Syahdu!

Untuk ke sana, setidaknya kamu harus menggunakan motor trail atau mobil hard-top. Menggunakan kendaraan biasa akan sulit sebab medannya cukup terjal dan curam.

2. Pananjakan 2

Pananjakan 2 (dok. Erferdic - Ankarana Renva)

Daya tampung Pananjakan 1 memang terbatas, apalagi ketika puncak musim liburan tiba. Sebagai alternatif, kamu bisa berkunjung dan menikmati sunrise di Pananjakan 2 jika Pananjakan 1 nggak memungkinkan untuk dikunjungi.

Untuk menuju Panajakan 2, kamu bisa melewati Seruni Point kemudian lanjut jalan kaki. Ya, benar sekali; butuh tenaga ekstra untuk mencapai Panajakan 2. Tapi tenang saja sebab lelah yang kamu rasakan setelah berjalan kaki akan terobati oleh sunrise yang sempurna—jika cuaca sedang bagus. Selain itu, keindahan pegunungan yang memanjang memenuhi cakrawala juga bisa kamu nikmati dari sini.

3. Seruni Point

Seruni Point (dok. Rifqy Faiza Rahman)

Seruni Point berada di bawah Pananjakan 2 sekaligus jadi starting point para pemburu sunrise untuk mulai jalan kaki ke Pananjakan 2. Walaupun nggak terlalu luas, tempat ini pas buat kamu yang enggan berjalan ke Pananjakan 2 tapi tetap ngotot untuk melihat sunrise tanpa harus mengeluarkan keringat ekstra.

4. Bukit Kingkong

Bukit Kingkong (dok. Noor Cholis)

Wah, di sini banyak kingkong? Ya enggak, lah!

Bukit Kingkong punya cerita sendiri soal asal nama uniknya ini. Ada yang bilang di salah satu bagian tebing ada ukiran alami yang bentuknya seperti muka kingkong. Ada pula yang bilang kalau dulunya di sini banyak banget monyet liar.

Bukit Kingkong terletak sebelum Pananjakan 1, tepatnya sebelum musala. Di sini zona pandang lebih luas sehingga Gunung Bromo, Gunung Batok, Gunung Kursi, Gunung Semeru, Pasir Berbisik, dan Cemoro Lawang akan bisa masuk dalam satu frame! Tentunya nuansa foto kamu akan lebih magis ketika kabut datang menyergap di lautan pasir sana dan menghadirkan sunrise yang sempurna.

5. Bukit Cinta

Bukit Cinta dibumbui mitos bahwa inilah tempat bertemunya Joko Seger dan Roro Anteng, nenek moyang masyarakat suku Tengger. Terlepas dari mitos tersebut, Bukit Cinta yang terletak sekitar 5 km sebelum Pananjakan 1 ini memang keren dan bisa menjadi spot alternatif bagi kamu untuk bilang “selamat pagi” pada matahari.

6. Bukit Mentigen

Sunrise Mentigen (dok. Rivandi)

Bukit Metigen yang terletak di Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo ini istimewa karena cukup dekat dengan Cemoro Lawang, sehingga bisa dicapai tanpa harus mengeluarkan effort lebih seperti harus trekking, menyewa jeep, dan berangkat dini hari untuk melihat sunrise. Cocok sekali untuk kamu yang selalu bangun kesiangan.

7. Gunung Bromo

Gunung Bromo (dok. Ranar Pradipto)

Sepertinya memang nggak banyak wisatawan yang memilih menikmati sunrise dari Gunung Bromo sendiri. Padahal suasana sunrise di sini juga nggak kalah cantik dibanding lokasi-lokasi lain. Mau coba?

SHARE TO:



Comment :