Kota Ternate

Sepenggal Cerita dari Benteng Tolukko Ternate

Posted in 06 Oct 2016 by Sutiknyo

benteng ternate

Benteng ini dibangun oleh Gubernur Jenderal Francisco Serrao dari Portugis pada tahun 1512.

Jejeran gumpalan awan putih terlihat berarak dengan indahnya di atas Gunung Gamalama. Gunung yang menjadi kebanggan masyarakat Ternate ini seolah tidak henti-hentinya memancarkan pesona.

Setelah beranjrut-anjrutan di atas speed boat dari Dermaga Jailolo selama hampir satu jam lamanya, tibalah saya di Dermaga Dufa-Dufa di Kota Ternate. Cuaca siang itu menyengat sekali. Matahari seolah bersemangat sekali untuk membakar bumi dengan sinarnya. Dermaga itu tampak sederhana. Tidak ada kesan mewah ataupun modern sama sekali.

Amboy, indahnya! Begitulah kata yang terlintas dalam benak ketika berada di sebuah benteng yang terletak di atas bukit di Kelurahan Toloko. Dari atas benteng ini mata kamu akan dimanjakan oleh keindahan nyata panorama laut yang indah dan gunung Gamalama.

Sekilas bagian dalam benteng hanya terlihat seperti sebuah taman kecil. Namun ketika ditelusuri banyak sekali lorong yang mengarah ke ruang bawah tanah, lewat anak tangga yang tidak diberi pembatas.

Kesan angker segera bisa dirasakan begitu berada di dalamnya. Benteng ini dibangun oleh Gubernur Jenderal Francisco Serrao dari Portugis pada tahun 1512, beberapa saat setelah Kesultanan Ternate berdiri. Pada tahun 1606, Benteng Tolukko dilanjutkan pembangunanya oleh Schot, sebelum disempurnakan oleh Pieter Both.

Masyarakat setempat menyebut benteng ini sebagai Benteng Santa Lucas atau Benteng Holland. Uniknya, arsitektur bangunan benteng berbeda dari bangunan benteng kebanyakan. Tetapi justru inilah yang menarik wisatawan untuk datang.

Bastiong dan batu karang menyangga bagunan benteng ini. Letaknya yang di atas ketinggian memudahkan siapapun yang berada di benteng untuk memantau aktivitas musuh. Dilihat dari lokasinya, jelas sekali fungsi utama benteng ini adalah sebagai tempat pengintaian musuh, selain sebagai benteng pertahanan Bangsa Portugis. Dari sana kamu bisa melihat Pulau Halmahera di seberang, atau Pelabuhan Dufa-Dufa di bagian utara.

SHARE TO:



Comment :